Pada Minggu (15/3), terdapat sejumlah kejadian kriminal dan keamanan yang terjadi di DKI Jakarta. Mulai dari penangkapan pengedar obat keras hingga polisi yang akan menyelidik kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Polisi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang diduga menjadi pengedar obat keras di sekitar Stasiun Tanah Abang. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Reynold E.P Hutagalung, menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang pada pelaku peredaran obat keras ilegal di wilayah Jakarta Pusat.
Selain itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga berhasil mengamankan seorang remaja berusia 18 tahun yang terlibat dalam peredaran obat keras di Jakarta Selatan. Langkah-langkah tegas dari kepolisian juga terlihat dalam upaya mencegah tawuran pemuda di Jakarta Utara. Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan aksi tawuran yang akan dilakukan oleh sekelompok pemuda di wilayah Muara Baru.
Tindakan preventif juga dilakukan oleh polisi dengan menyita 28.243 butir obat keras dari sebuah toko kelontong di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Prasetyo Nugroho, menyebutkan bahwa obat keras tersebut disita setelah adanya laporan dari masyarakat terkait peredaran barang tersebut.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa penyelidik sedang bekerja keras di lapangan untuk mengungkap pelaku di balik aksi kriminal tersebut. Fokus utama kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku yang melakukan aksi kriminal yang meresahkan tersebut dengan metode investigasi ilmiah.





