Polda Metro Jaya telah mengungkap identitas dua terduga pelaku kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa terduga pelaku tersebut memiliki inisial BHC dan MAK. Meskipun demikian, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini mungkin lebih dari empat orang.
Iman juga menyatakan bahwa layanan pengaduan hotline 110 dan nomor 081285599191 telah dibuka untuk memperoleh informasi terkait kasus tersebut. Keterangan dari sejumlah saksi dan bukti-bukti lain sedang dianalisis untuk mendukung proses pengungkapan kasus ini. Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa kepolisian akan terus bekerja untuk menyelesaikan kasus tersebut, sesuai perintah Presiden.
Polri sedang melakukan penyelidikan mendalam dengan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Namun, Polri tidak hanya bergantung pada CCTV, tetapi juga mencari sumber-sumber informasi dan bukti lainnya untuk mengungkap kasus ini. Semua upaya dilakukan agar kasus ini dapat terungkap dan dibawa ke pengadilan.





